Home / Tips dan Trik / Cara Tanda Tanda di Materai Dengan Baik dan Benar

Cara Tanda Tanda di Materai Dengan Baik dan Benar

by Rodadunia
Cara Tanda Tanda di Materai

Cara Tanda Tanda di Materai Dengan Baik dan Benar – Bea materai merupakan salah satu pajak yang diambil dan dikelola oleh negara. Bea materai sebenarnya merupakan biaya pengesahan atau penguatan secara hukum atas dokumen berharga dan penting oleh negara, seperti surat perjanjian dan dokumen penting lainnya yang digunakan sebagai alat pembuktian, akta-akta notaris termasuk salinannya, akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) termasuk rangkapannya, surat yang memuat jumlah uang lebih dari Rp 1.000.000,00, serta dokumen yang digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilan. Cara tanda tangan di materai memang sangat penting untuk diketahui bagia setiap orang, hal ini dikarenakan suatu saat kita pasti akan berurusan dengan dokumen-dokumen penting seperti yang sudah disebutkan diatas.

Menurut Rimsky K. Judisseno pada bukunya yang membahas tentang Perpajakan, penggunaan materai sudah diatur dalam dasar hukum pelaksanaan pemungutan bea materai, Undung-undang tersebut yakni Undang-Undang No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1995 tentang Perubahan Tarif Bea Materai, serta Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 182/KMK.04/1995 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1995 tentang Perubahan Tarif Bea Materai.

Cara Tanda Tanda di Materai Dengan Baik dan Benar

Jadi di  dalam artikel ini kami akan membahas lebih lanjut mengenai fungsi dan cara tanda tangan di materai yang penting untuk diketahui.

Baca juga: Cari Tahu Perbedaan Paraf dan Tanda Tangan Yuk!

Fungsi Tanda Tangan Di Materai

Berikut beberapa fungsi tanda tangan yang harus kita ketahui, diantaranya :

  • Sebagai identitas orang yang bertanda tangan.
  • Menurut Libera yang manyatakan bahwa pihak yang menyertakan tanda tangannya, dianggap telah mengetahui dan menyetujui seluruh isi dokumen yang telah ditandatangani.
  • Sebagai bukti adanya persetujuan atas perjanjian yang telah dibuat oleh para pihak.
  • Berdasarkan UU Bea Meterai, tanda tangan sebagaimana lazimnya dipergunakan termasuk pula paraf, teraan, cap tanda tangan, cap paraf, teraan cap nama, atau tanda lainnya sebagai pengganti tanda tangan.
  • Sementara menurut Undang-Undang, tanda tangan dapat berupa cap maupun tanda lainnya yang dapat membuktikan identitas pihak terkait.

Catatan : Meski demikian, tidak semua dokumen wajib ditambah dengan meterai. Dokumen tanpa menggunakan meterai pun tetap sah, hanya saja dokumen yang tanpa meterai tidak dapat digunakan untuk menjadi alat bukti di pengadilan apabila terjadi sesuatu masalah di kemudian hari.

Baca juga: Contoh Tanda Tangan Simple dan Mudah Sesuai Dengan Abjad

Cara Tanda Tangan di Materai

Berikut cara menempelkan materai tempel dan penggunaan kertas materai sebagai berikut:

  • Materai tempel harus direkatkan seluruhnya pada tempat di mana tanda tangan akan ditambahkan dengan utuh atau tidak rusak di atas dokumen.
  • Tanda tangan menggunakan tinta atau bahan sejenisnya dimana tanda tangan harus mengenai materai tempel dan juga kertas yang bersangkutan.
  • Tanggal, bulan, dan tahun harus diisi pada materai tempel pada saat atau setelah ditandatangani.
  • Apabila digunakan lebih dari satu materai tempel, tanda tangan harus sebagian pada kertas dan sebagian lagi pada semua materai tempel yang digunakan.
  • Apabila syarat yang sudah dijelaskan sebelumnya tidak terpenuhi untuk keperluan pelunasan dengan menggunakan materai tempel, akan ada sanksi yaitu dokumen tersebut bisa saja dianggap tidak bermaterai dan harus dilakukan pemateraian ulang tambah denda 200%.
  • Kertas materai hanya boleh digunakan sekali saja.

Bagaimana? Sudah paham tentang cara tanda tangan di materai dengan baik dan benar? Selamat mencoba ya temen-temen.

Related Articles